Oleh: anonim
Seorang Majelis yang tidak pernah aktif melayani di gereja, secara mendadak ditunjuk untuk memimpin ibadah pada hari Minggu berhubung karena pak Pendeta sedang tidak berada di tempat.
Dalam keadaan bingung dan tidak persiapan apapun dia ingat cerita dalam Lukas 19 mengenai Zakheus. Acara ibadah berlangsung cukup baik, sampai pada saat renungan, pak Majelis mulai cerita mengenai Zakheus, begini:
“Yesus tiba di kota Yerikho dan orang banyak ingin melihat Yesus, termasuk seorang pemungut cukai yang pendek badannya. Nama pemungut cukai itu adalah Lazarus!”.
(Jemaat semua pada bingung dan mulai bisik-bisik, karena mereka tahu bahwa sebenarnya yang dimaksud dalam cerita tersebut adalah Zakheus-pemungut cukai bukan Lazarus. Majelis lain yang tahu akan kekeliruan ini mendekati mimbar dan membisikan kepada kepada majelis tersebut, bahwa sebenarnya bukan Lazarus, tetapi Zakheus).
Namun Mejelis tersebut tetap meneruskan bercerita. “Karena tubuhnya yang pendek dan banyak orang yang ingin melihat Yesus, maka Lazarus memanjat ke atas sebatang pohon Ara supaya ia dapat melihat Yesus.
Kemudian saat Yesus lewat di bawah pohon Ara dan memandang ke atas, Yesus berkata “Hai Lazarus, turunlah dari turunlah dari pohon Ara itu , karena itu bukan tempatmu, itu tempatnya Zakeus””