Oleh: Sigit Darmawan

Saya selalu kagum dengan para inovator yang mampu menginspirasi perubahan. Salah satunya adalah Prof. Edia Rahayuningsih dari Universitas Gadjah Mada. Dalam perjalanan saya ke Yogyakarta Jumat 28 Juni 2024 lalu, saya sempat bertemu beliau di kantornya: Gamaindigo. Dalam pertemuan singkat selama 1.5 jam itu, saya mendapatkan penjelasan tentang pewarna alami (natural dyes) yang bisa menjadi jawaban atas tantangan industri tekstil saat ini.
Gamaindigo adalah hasil penelitian panjang Prof. Edia dan timnya di UGM. Pewarna ini berasal dari limbah kayu merbau yang melimpah ruah dan belum termanfaatkan di Indonesia. Dengan metode ekstraksi yang ramah lingkungan, pewarna alami Gamaindigo menawarkan warna yang menawan dan tahan lama.
Continue reading