
Gambar diambil dari aha.org
Oleh: Sigit Darmawan
I.
Saya pernah duduk berhadapan dengan seorang pemimpin senior perusahaan yang sangat disegani. Bicaranya perlahan, tapi dalam. Matanya menyimpan kegelisahan yang tak ia ucapkan. Setelah hening cukup lama, ia berkata: “Dulu saya tahu apa yang harus saya lakukan. Sekarang, saya tidak yakin.”
Saya tidak menyela. Karena saya tahu, banyak pemimpin lain diam-diam merasakan hal yang sama. Dunia berubah begitu cepat. Dulu yang menjadi keunggulan, kini hanya jadi kenangan. Kita hidup dalam dunia yang tidak lagi sama.
Continue reading