Category Archives: Bisnis dan Ekonomi

Obituari Kwik Kian Gie: Suara Nurani yang Tak Pernah Padam

Oleh: Sigit Darmawan

Pada Senin malam, 28 Juli 2025, Indonesia kehilangan salah satu sosok penjaga nurani bangsa. Kwik Kian Gie, ekonom yang tajam dan pemikir independen, tutup usia di umur 90 tahun. Ia bukan semata mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri atau Kepala Bappenas.

Bagi banyak dari kita, khususnya generasi yang besar di masa peralihan reformasi, Kwik adalah suara akal sehat yang tak lelah mengingatkan bahwa ekonomi bukan hanya urusan angka, melainkan persoalan keadilan bagi manusia.

Continue reading

AI Paradox #1: AI dan Gelombang Pemutusan Kerja Baru

Oleh: Sigit Darmawan

Kecerdasan buatan (AI) sedang tumbuh secara eksponensial. Teknologi ini tidak hanya mengubah pola konsumsi digital. AI kini juga mulai menyusun ulang lanskap ketenagakerjaan global.

Sejak awal 2024 hingga pertengahan 2025, ribuan pekerja dari berbagai perusahaan teknologi besar kehilangan pekerjaan. Bukan karena krisis keuangan, tetapi akibat efisiensi sistem yang digerakkan oleh AI.

Continue reading

Melihat yang Kita Miliki: Pendekatan Baru Mengubah Organisasi Lewat Appreciative Inquiry

Oleh: Sigit Darmawan

Dua orang berdiri di ujung tebing. Yang satu menatap gunungan hasil kerja keras, tersenyum sambil berkata, “Lihat apa yang sudah kita capai!” (Asset Based).
Yang lain menunjuk ke seberang, ke lubang kosong, sambil mengeluh, “Kita belum punya ini dan itu.” (Deficit Focused)

I.
Dua sudut pandang berbeda. Dua cara mengelola perubahan. Dan hasilnya bisa sangat berbeda.

Jumat 13 Juni 2025 lalu saya menghadiri peluncuran buku “Manajemen Strategis: Model Roket ST” yang ditulis oleh kawan saya, Dr. Sigit Triyono, Sekum LAI di gedung LAI. Buku itu ditulis sebagai panduan bagaimana organisasi nirlaba menyusun peta jalan perubahan yang komprehensif, tetap bertahan, serta berkembang dalam berbagai tantangan jaman dan multi krisis.

Continue reading

“Data Center dan Masa Depan yang Kita Titipkan ke Server”

Gambar dari digitalpower.huawei.com

Oleh: Sigit Darmawan

Di era teknologi ini, hidup kita tidak lagi hanya bergantung pada tanah, udara, dan air—tetapi juga pada kabel serat optik, server, dan pusat data. Di tempat itulah jutaan identitas kita disimpan, berbagai keputusan dianalis, dan arah peradaban disusun oleh angka dan algoritma.

Data tidak lagi hanya sebuah informasi. Ia sudah menjadi fondasi kekuatan baru. Negara yang mampu menguasai data dan infrastrukturnya, mereka punya kekuatan untuk mendorong arah dunia.

Continue reading

Algorithmic Leadership: Dari “Know-it-All” ke “Learn-it-All” – Evolusi Kepemimpinan

Gambar diambil dari Amazon.com

Oleh: Sigit Darmawan

I.
Di banyak ruang rapat hari ini, kita masih sering melihat pemimpin yang merasa harus punya semua jawaban. Seolah menjadi pemimpin berarti menjadi pusat pengetahuan.

Tapi zaman berubah. Dan kini, yang kita butuhkan bukan lagi pemimpin yang tahu segalanya, melainkan pemimpin yang tahu cara bertanya.

Kita memasuki dunia yang semakin sunyi dari kepastian, tapi penuh oleh data. Dunia yang tidak lagi membutuhkan suara yang keras, melainkan telinga yang mampu mendengarkan—termasuk mendengarkan suara algoritma.

Continue reading

Algorithmic Leadership: Dunia Berubah, Pemimpin Harus Reboot

Gambar diambil dari aha.org

Oleh: Sigit Darmawan

I.

Saya pernah duduk berhadapan dengan seorang pemimpin senior perusahaan yang sangat disegani. Bicaranya perlahan, tapi dalam. Matanya menyimpan kegelisahan yang tak ia ucapkan. Setelah hening cukup lama, ia berkata: “Dulu saya tahu apa yang harus saya lakukan. Sekarang, saya tidak yakin.”

Saya tidak menyela. Karena saya tahu, banyak pemimpin lain diam-diam merasakan hal yang sama. Dunia berubah begitu cepat. Dulu yang menjadi keunggulan, kini hanya jadi kenangan. Kita hidup dalam dunia yang tidak lagi sama.

Continue reading

Dari Inovasi ke Registrasi: Ketika AI Menjadi Aset Geopolitik

Oleh :Sigit Darmawan

Gambar diambil dari website “The New Zeland Herald”

I.

Kita hidup di era ketika algoritma mengatur banyak aspek—dari bisnis, kesehatan, hingga kebijakan negara. Namun, di balik semua itu, muncul medan perang baru: bukan di medan tempur, tapi di ruang sidang kekayaan intelektual— paten.

Di sinilah AI bukan lagi sekadar alat. Ia berubah menjadi senjata strategis. Dari inovasi menuju registrasi, paten AI kini jadi tolok ukur kekuatan negara.

Continue reading

Rantai Pasok FMCG Indonesia: Tangguhkah Hadapi Guncangan Global?

Oleh: Sigit Darmawan

Kebijakan tarif baru yang diumumkan Presiden AS Donald Trump pada 3 April 2025, dalam narasi Liberation Day, menjadi pemicu ketidakpastian baru terhadap stabilitas rantai pasok global. Indonesia ikut terdampak, termasuk sektor Fast Moving Consumer Goods (FMCG) dan ritel modern yang selama ini menopang konsumsi rumah tangga secara nasional.

Continue reading