“Tahun balon” begitu kata pengamat ekonomi Rizal Ramli, ketika merujuk kepada fenomena ekonomi balon (bubble economic) yang gejala-gejalanya mulai terlihat, seperti ketimpangan pertumbuhan sektor finansial dan sektor perdagangan, dan aliran modal spekulatif yang melambungkan nilai saham di bursa efek. Dunia juga berada dalam ambang krisis ekonomi global yang dipicu oleh ancaman resesi ekonomi yang sedang melanda Amerika Serikat. Dampak resesi yang sedang melanda Amerika ini akan berdampak luas kepada perekonomian Indonesia. Continue reading
SIGIT DARMAWAN
-
Postingan Terakhir
- Ketika Satire Menjadi Alarm Sosial: Catatan Pribadi Menonton Mens Rea
- Menutup Tahun, Membaca Dunia: Dua Bulan Perjalanan Trade War 2.0
- Bertahan Tanpa Kehilangan Jiwa: Kepemimpinan Misi di Tengah Disrupsi Organisasi Nir Laba
- Ketika Generasi Z Bergerak, Dunia Ikut Berubah
- Bukan Sekadar Akuisisi: Perebutan Mesin Cerita Warner Bros Discovery
- Perjalanan yang Tidak Pernah Saya Rencanakan, tetapi Saya Syukuri
- Human Capital di Era Trade War 2.0: Peran Manusia dalam Ketahanan Rantai Pasok Global
- Ketika Alam Menguji Bisnis: Menata Ulang Praktik Lingkungan Perusahaan
- Ketika Tumbler Jadi Cermin Bangsa: Mengapa Hal Sepele Bisa Menjadi Huru-hara?
- Trade War 2.0 dan Industri Otomotif: Dekade Paling Menentukan dalam 50 Tahun Terakhir
Statistik Pengunjung
- 75,104 hits
Postingan Yang Banyak Dibaca Hari Ini
Arsip
-
Join 14 other subscribers
January 2026 M T W T F S S 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 -
Komentar Terakhir