“Mas, kok tempenya tipis amat? Kemarin-kemarin masih tebel”, gurau saya saat mampir ke penjual gorengan di dekat rumah. “Wah, harga kedelai naik mas. Tidak mungkin naikin harga tempe goreng, konsumennya belum tentu mau beli”, keluh tukang goreng itu. “Trus gimana mas nyiasatinya?”, tanya saya. “Ya itu tadi mas. Saya modifikasi sedikitlah, yang penting rasanya masih oke. He-he-he”, jawab penjual gorengan itu sambil tertawa penuh kepahitan. Continue reading
SIGIT DARMAWAN
-
Postingan Terakhir
- Empat Besar Sudah Terbaca, Tetapi Siapa Juaranya?
- Pelajaran Cape Verde: Mengapa Organisasi Kecil Kini Semakin Sulit Dikalahkan
- Koperasi Desa Merah Putih: Gerakan Gotong Royong atau Proyek Komando?
- Siapa yang Menang dari Damai AS-Iran? Jawabannya: China
- MBG dan Luka Kepercayaan Publik
- Piala Dunia 2026: Ketika Algoritma Sudah Memilih Juaranya
- PMI, Rantai Pasok dan Pertaruhan Daya Saing
- Ketika Robot Mulai Menari di Panggung Manusia
- Ketika Algoritma Salah Membaca Juara
- Ketika Trump Terbang ke Beijing: Trade War Sudah Usai, Kini Mulai Supply Chain War
Statistik Pengunjung
- 76,540 hits
Postingan Yang Banyak Dibaca Hari Ini
Arsip
-
Join 14 other subscribers
-
Komentar Terakhir