“Tahun balon” begitu kata pengamat ekonomi Rizal Ramli, ketika merujuk kepada fenomena ekonomi balon (bubble economic) yang gejala-gejalanya mulai terlihat, seperti ketimpangan pertumbuhan sektor finansial dan sektor perdagangan, dan aliran modal spekulatif yang melambungkan nilai saham di bursa efek. Dunia juga berada dalam ambang krisis ekonomi global yang dipicu oleh ancaman resesi ekonomi yang sedang melanda Amerika Serikat. Dampak resesi yang sedang melanda Amerika ini akan berdampak luas kepada perekonomian Indonesia. Continue reading
SIGIT DARMAWAN
-
Postingan Terakhir
- Empat Besar Sudah Terbaca, Tetapi Siapa Juaranya?
- Pelajaran Cape Verde: Mengapa Organisasi Kecil Kini Semakin Sulit Dikalahkan
- Koperasi Desa Merah Putih: Gerakan Gotong Royong atau Proyek Komando?
- Siapa yang Menang dari Damai AS-Iran? Jawabannya: China
- MBG dan Luka Kepercayaan Publik
- Piala Dunia 2026: Ketika Algoritma Sudah Memilih Juaranya
- PMI, Rantai Pasok dan Pertaruhan Daya Saing
- Ketika Robot Mulai Menari di Panggung Manusia
- Ketika Algoritma Salah Membaca Juara
- Ketika Trump Terbang ke Beijing: Trade War Sudah Usai, Kini Mulai Supply Chain War
Statistik Pengunjung
- 76,540 hits
Postingan Yang Banyak Dibaca Hari Ini
Arsip
-
Join 14 other subscribers
-
Komentar Terakhir