“Tahun balon” begitu kata pengamat ekonomi Rizal Ramli, ketika merujuk kepada fenomena ekonomi balon (bubble economic) yang gejala-gejalanya mulai terlihat, seperti ketimpangan pertumbuhan sektor finansial dan sektor perdagangan, dan aliran modal spekulatif yang melambungkan nilai saham di bursa efek. Dunia juga berada dalam ambang krisis ekonomi global yang dipicu oleh ancaman resesi ekonomi yang sedang melanda Amerika Serikat. Dampak resesi yang sedang melanda Amerika ini akan berdampak luas kepada perekonomian Indonesia. Continue reading
SIGIT DARMAWAN
-
Postingan Terakhir
- Ketika Tesla Roadster Menantang Gravitasi: Inovasi atau Sekadar Pertunjukan?
- Licence to Operate: Pelajaran dari Data Center Jatiluhur
- Ketika Semua Orang Bersujud, Adakah Kita Tetap Berdiri?
- Pendidikan Gratis sampai Perguruan Tinggi: Mimpi Besar, Ujian Besar bagi APBN
- APBN sebagai Dokumen Kepercayaan Bangsa
- Kalimantan dalam Kepungan Api: Hutan Sebagai Cermin Peradaban Kita
- China: Ketika Pembangunan Menjadi Sebuah Sistem
- China: Domestic First, World Class
- Zhangjiajie: Pariwisata Kota yang Direkayasa Menjadi Pengalaman
- Fenghuang: Kota Tua yang Tetap Hidup
Statistik Pengunjung
- 77,272 hits
Postingan Yang Banyak Dibaca Hari Ini
Arsip
-
Join 15 other subscribers
-
Komentar Terakhir