Dua minggu yang lalu, saya adalah orang yang tampak tolol dan bodoh di kerumuman orang banyak. Ketika di tengah lancarnya (atau sepinya) arus lalu lintas kota Jakarta, karena sebagian besar warga mudik ke kampung halaman, saya berhenti di suatu perempatan karena lampu merah. Rupanya mobil-mobil di belakang saya ingin terus melaju, namun tertahan oleh mobil saya yang berhenti karena lampu merah tersebut, sehingga mereka membunyikan klakson berkali-kali. Saya membuka kaca jendela mobil dan memberi kode dan menunjuk ke lampu lalu lintas yang masih merah. Continue reading
SIGIT DARMAWAN
-
Postingan Terakhir
- Empat Besar Sudah Terbaca, Tetapi Siapa Juaranya?
- Pelajaran Cape Verde: Mengapa Organisasi Kecil Kini Semakin Sulit Dikalahkan
- Koperasi Desa Merah Putih: Gerakan Gotong Royong atau Proyek Komando?
- Siapa yang Menang dari Damai AS-Iran? Jawabannya: China
- MBG dan Luka Kepercayaan Publik
- Piala Dunia 2026: Ketika Algoritma Sudah Memilih Juaranya
- PMI, Rantai Pasok dan Pertaruhan Daya Saing
- Ketika Robot Mulai Menari di Panggung Manusia
- Ketika Algoritma Salah Membaca Juara
- Ketika Trump Terbang ke Beijing: Trade War Sudah Usai, Kini Mulai Supply Chain War
Statistik Pengunjung
- 76,540 hits
Postingan Yang Banyak Dibaca Hari Ini
Arsip
-
Join 14 other subscribers
-
Komentar Terakhir