(Seri 2 — Ketika Satu Orang Sakit, Seluruh Keluarga Ikut Berubah)

Oleh: Sigit Darmawan
Kesehatan mental tidak pernah hanya menjadi urusan satu orang.
Ketika ada satu anggota keluarga yang bergumul dengan kesehatan mental, yang ikut berubah bukan hanya orang tersebut. Suasana rumah berubah. Cara bicara berubah. Pola komunikasi berubah. Bahkan cara kita berdoa, berharap, dan memandang masa depan pun ikut berubah.
Dalam pengalaman saya memfasilitasi family connecting support group, saya belajar bahwa mendukung keluarga yang terdampak bukan hanya soal memahami diagnosis atau mencari pengobatan yang tepat. Ada bagian lain yang tidak kalah penting: bagaimana keluarga tidak berjalan sendirian.
Di titik inilah support group menjadi penting. Ia dapat menjadi ruang aman untuk saling mendengar, saling belajar, dan saling menguatkan.
Continue reading