Pada suatu kali ada banyak orang berduyun-duyun mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya. Sambil berpaling Ia berkata kepada mereka,”Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapaknya, ibunya, istrinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya, laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku” (dikutip dari Injil Lukas 14:25-26). Continue reading
SIGIT DARMAWAN
-
Postingan Terakhir
- Empat Besar Sudah Terbaca, Tetapi Siapa Juaranya?
- Pelajaran Cape Verde: Mengapa Organisasi Kecil Kini Semakin Sulit Dikalahkan
- Koperasi Desa Merah Putih: Gerakan Gotong Royong atau Proyek Komando?
- Siapa yang Menang dari Damai AS-Iran? Jawabannya: China
- MBG dan Luka Kepercayaan Publik
- Piala Dunia 2026: Ketika Algoritma Sudah Memilih Juaranya
- PMI, Rantai Pasok dan Pertaruhan Daya Saing
- Ketika Robot Mulai Menari di Panggung Manusia
- Ketika Algoritma Salah Membaca Juara
- Ketika Trump Terbang ke Beijing: Trade War Sudah Usai, Kini Mulai Supply Chain War
Statistik Pengunjung
- 76,540 hits
Postingan Yang Banyak Dibaca Hari Ini
Arsip
-
Join 14 other subscribers
-
Komentar Terakhir