Oleh: Sigit Darmawan
“Suara anak muda bisa menjadi bara kecil yang menyalakan api perubahan besar.”
Kalimat ini bukan sekadar ungkapan; ia menemukan buktinya di Nepal, Maret 2025. Seorang pelajar SMA bernama Avishkar Raut berdiri di mimbar sekolahnya, menyampaikan pidato yang awalnya sederhana. Namun, rangkaian ucapannya yang menyala-nyala berubah menjadi suluh nasionalisme baru.
Video pidato itu meluas, memicu gelombang demonstrasi generasi muda, hingga akhirnya berperan dalam jatuhnya Perdana Menteri Nepal.
SIGIT DARMAWAN
-
Postingan Terakhir
- Fenghuang: Kota Tua yang Tetap Hidup
- Wulong: Ketika Geografi Menjadi Aset Ekonomi
- Chongqing: Kota yang Mengubah Kompleksitas Menjadi Sistem
- URI: Mendidik Negarawan atau Mencetak Pejabat?
- QRIS: Warisan Perry Warjiyo dan Kompas Kedaulatan Digital Indonesia
- Jangan Terburu-Buru Membangun Aset. Bangun Kompetensinya Terlebih Dahulu.
- Merawat yang Terluka, Menjaga yang Merawat
- Merawat yang Terluka, Menjaga yang Merawat
- Merawat yang Terluka, Menjaga yang Merawat
- Merawat yang Terluka, Menjaga yang Merawat
Statistik Pengunjung
- 76,936 hits
Postingan Yang Banyak Dibaca Hari Ini
Arsip
-
Join 15 other subscribers
-
Komentar Terakhir