“Tahun balon” begitu kata pengamat ekonomi Rizal Ramli, ketika merujuk kepada fenomena ekonomi balon (bubble economic) yang gejala-gejalanya mulai terlihat, seperti ketimpangan pertumbuhan sektor finansial dan sektor perdagangan, dan aliran modal spekulatif yang melambungkan nilai saham di bursa efek. Dunia juga berada dalam ambang krisis ekonomi global yang dipicu oleh ancaman resesi ekonomi yang sedang melanda Amerika Serikat. Dampak resesi yang sedang melanda Amerika ini akan berdampak luas kepada perekonomian Indonesia. Continue reading
SIGIT DARMAWAN
-
Postingan Terakhir
- Fenghuang: Kota Tua yang Tetap Hidup
- Wulong: Ketika Geografi Menjadi Aset Ekonomi
- Chongqing: Kota yang Mengubah Kompleksitas Menjadi Sistem
- URI: Mendidik Negarawan atau Mencetak Pejabat?
- QRIS: Warisan Perry Warjiyo dan Kompas Kedaulatan Digital Indonesia
- Jangan Terburu-Buru Membangun Aset. Bangun Kompetensinya Terlebih Dahulu.
- Merawat yang Terluka, Menjaga yang Merawat
- Merawat yang Terluka, Menjaga yang Merawat
- Merawat yang Terluka, Menjaga yang Merawat
- Merawat yang Terluka, Menjaga yang Merawat
Statistik Pengunjung
- 76,936 hits
Postingan Yang Banyak Dibaca Hari Ini
Arsip
-
Join 15 other subscribers
-
Komentar Terakhir