“Tahun balon” begitu kata pengamat ekonomi Rizal Ramli, ketika merujuk kepada fenomena ekonomi balon (bubble economic) yang gejala-gejalanya mulai terlihat, seperti ketimpangan pertumbuhan sektor finansial dan sektor perdagangan, dan aliran modal spekulatif yang melambungkan nilai saham di bursa efek. Dunia juga berada dalam ambang krisis ekonomi global yang dipicu oleh ancaman resesi ekonomi yang sedang melanda Amerika Serikat. Dampak resesi yang sedang melanda Amerika ini akan berdampak luas kepada perekonomian Indonesia. Continue reading
SIGIT DARMAWAN
-
Postingan Terakhir
- Ketika Robot Mulai Menari di Panggung Manusia
- Ketika Algoritma Salah Membaca Juara
- Ketika Trump Terbang ke Beijing: Trade War Sudah Usai, Kini Mulai Supply Chain War
- Dari AI ke ROI: Ketika Masa Depan Retail Indonesia Tidak Lagi Ditentukan oleh Toko, Tetapi oleh Algoritma
- Ketika Plastik Menjadi Risiko Bisnis
- Leadership in Polycrisis Era: Memimpin di Dunia yang Tidak Lagi Tunggal
- Politik Perdagangan dan Diplomasi: Ketika Rantai Pasok Menjadi Arena Kekuasaan
- Dari Knowledge Economy ke Intelligence Economy: Fenomena Universitas China Menutup Jurusan
- Selat Hormuz: Ketika Dunia Diguncang dari Sebuah Jalur Sempit
- Menguji Narasi Trade War 2.0: Apa yang Terjadi Setelah Tarif Trump Dibatalkan?
Statistik Pengunjung
- 76,092 hits
Postingan Yang Banyak Dibaca Hari Ini
Arsip
-
Join 14 other subscribers
June 2026 M T W T F S S 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 -
Komentar Terakhir