Human-Centered Business: Peran Manusia di Era Teknologi dan Otomasi

Oleh: Sigit Darmawan

I.
Tulisan saya tentang “Dark Factory: Revolusi Manufaktur Tanpa Sentuhan Manusia” telah memunculkan beragam pertanyaan yang ditujukan kepada saya. Muara pertanyaannya sama: bagaimana situasi manusia dengan semua perubahan akibat teknologi tersebut? Tulisan saya ini adalah respon atas pertanyaan yang (mungkin) menjadi kegelisahan, sekaligus kecemasan kita semua.

Continue reading →

Dark Factory : Revolusi Manufaktur Tanpa Sentuhan Manusia

Oleh: Sigit Darmawan

I.
China dikenal sebagai pusat manufaktur global (factory of the world), tempat jutaan pekerja memenuhi pabrik-pabrik raksasa, merakit produk dengan kecepatan luar biasa. Tapi itu sekarang berubah. Upah naik, tenaga kerja menyusut, persaingan semakin ketat. China memilih jalan paling radikal: menghilangkan manusia dari pabrik.

Continue reading →

Conclave: Ketika Kardinal Berpolitik di Takhta Suci (1)

Oleh: Sigit Darmawan

I.
Apa yang terjadi ketika para kardinal Gereja Katolik berkumpul dalam sebuah pertemuan tertutup untuk memilih pemimpin tertinggi mereka? Akhir pekan ini saya punya kesempatan untuk menonton Film Conclave yang baru tayang. Film ini mengungkap intrik, ambisi, dan dinamika kepemimpinan yang jarang terlihat oleh publik dalam penentuan pemimpin tertinggi gereja.

Continue reading →

Conclave dan Kepemimpinan Indonesia: Politik, Kompromi, dan Realitas Kekuasaan (2)

Oleh: Sigit Darmawan

I.
Film Conclave adalah cerminan bagaimana kepemimpinan dipilih dalam sebuah sistem “politik” di mana berbagai kepentingan bertarung. Jika kita tarik ke dalam konteks Indonesia, pemilihan pemimpin di negara ini memiliki banyak kemiripan dengan apa yang terjadi di dalam Conclave. Politik bukan hanya soal siapa yang paling cerdas, tranformatif, atau visioner. Tetapi tentang siapa yang paling bisa diterima oleh berbagai pihak demi menjaga keseimbangan kekuasaan dan kepentingan.

Continue reading →

Good Side of Bad – Bertahan dan Hidup dengan Produktif (1)

oleh: Sigit Darmawan

I.
Di dalam keluarga, kita selalu berpikir bahwa kasih sayang adalah lem yang bisa merekatkan segalanya. Tapi bagaimana jika yang dihadapi adalah sesuatu yang tak terlihat? Sesuatu yang bahkan dirinya sendiri tak bisa lawan?

Continue reading →

Good Side of Bad: Cahaya di Tengah Gelap (2)

oleh: Sigit Darmawan

I.
Ketika badai kehidupan menghantam, ke mana kita berpaling? Ketika orang yang kita kasihi berjuang dengan kesehatan mentalnya—terjebak dalam kecemasan, depresi, atau bahkan gangguan yang lebih berat—apa yang bisa kita lakukan?

Continue reading →

Di Balik Mimbar: Pergumulan Tak Terlihat Para Pemimpin Gereja (1)

oleh: Sigit Darmawan

Ketika seorang pendeta berdiri di mimbar, banyak yang melihatnya sebagai sosok penuh wibawa, pemimpin spiritual yang siap memberikan jawaban atas pergumulan hidup jemaat. Tapi pernahkah kita bertanya, bagaimana keadaan mereka?

Continue reading →

Di Balik Mimbar: Pergumulan Tak Terlihat Para Pemimpin Gereja (2)

oleh: Sigit Darmawan

Dalam risetnya di tahun 2023, Barna Group mengidentifikasi beberapa faktor yang berkontribusi pada krisis meningkatnya kesepian dan tekanan mental di kalangan pendeta. Diantaranya:

Pertama: Ekspektasi Berlebihan dari Jemaat.

Pendeta diharapkan menjadi guru, pemimpin, konselor, mediator konflik, administrator, dan motivator—semuanya dalam satu paket.

Continue reading →