Category Archives: Refleksi

Di Balik Mimbar: Pergumulan Tak Terlihat Para Pemimpin Gereja (1)

oleh: Sigit Darmawan

Ketika seorang pendeta berdiri di mimbar, banyak yang melihatnya sebagai sosok penuh wibawa, pemimpin spiritual yang siap memberikan jawaban atas pergumulan hidup jemaat. Tapi pernahkah kita bertanya, bagaimana keadaan mereka?

Continue reading

Di Balik Mimbar: Pergumulan Tak Terlihat Para Pemimpin Gereja (2)

oleh: Sigit Darmawan

Dalam risetnya di tahun 2023, Barna Group mengidentifikasi beberapa faktor yang berkontribusi pada krisis meningkatnya kesepian dan tekanan mental di kalangan pendeta. Diantaranya:

Pertama: Ekspektasi Berlebihan dari Jemaat.

Pendeta diharapkan menjadi guru, pemimpin, konselor, mediator konflik, administrator, dan motivator—semuanya dalam satu paket.

Continue reading

Di Balik Mimbar: Pergumulan Tak Terlihat Para Pemimpin Gereja (3)

oleh: Sigit Darmawan

Jika kita berpikir bahwa pemimpin rohani tidak mungkin mengalami depresi atau kelelahan, maka kisah Nabi Elia adalah bukti sebaliknya. Elia, nabi besar yang baru saja mengalami kemenangan di Gunung Karmel, jatuh dalam depresi mendalam. Setelah mengalahkan nabi-nabi Baal melalui demonstrasi kuasa Tuhan, Elia dikejar oleh ancaman Ratu Izebel.

Continue reading

Followership: Seni Mengikuti dalam Kepatuhan (1)

Oleh: Sigit Darmawan

“Tidak semua orang ditakdirkan untuk menjadi pemimpin, tetapi setiap orang dipanggil untuk menjadi pengikut yang baik.”

Kata “followership” sering kali tidak sepopuler “leadership.” Ketika kita berbicara tentang kepemimpinan, ada ribuan buku, seminar, dan pelatihan yang menjelaskan cara memimpin.

Continue reading

Followership: Seni Mengikuti dalam Kepatuhan (2)

Oleh: Sigit Darmawan

Barbara Kellerman, dosen senior Harvard Kennedy School, dalam bukunya Followership: How Followers Are Creating Change and Changing Leaders (2008), mengatakan bahwa pengikut bukanlah sekadar penerima arahan, melainkan bagian integral dari dinamika kepemimpinan.

Continue reading

Membaca Pikiran Gen Z: Generasi Berisik yang Butuh Didengar

by: Sigit Darmawan

(Catatan Kecil dari Seminar Bisnis oleh Yongky Susilo, Consumer Insight Strategist)

Di tengah hiruk-pikuk perubahan teknologi, sosial, dan budaya, muncul satu generasi yang kerap menjadi bahan perbincangan: Gen Z. Generasi ini lahir di era digital, tumbuh besar dengan ponsel pintar, dan hidup dalam dunia yang selalu terkoneksi.

Generasi ini penuh kontradiksi—mereka bisa terlihat santai di luar, tetapi penuh keresahan di dalam. Jadi, bagaimana kita benar-benar memahami mereka?

Continue reading

Squid Game: Ketika Hidup Menjadi Arena Kompetisi “Brutal”

by: Sigit Darmawan

I.
Squid Game adalah fenomena global. Sejak pertama kali dirilis pada 7 September 2021 di Netflix, serial asal Korea Selatan ini telah menjadi serial Netflix paling populer sampai sekarang.

Film ini telah ditonton 142 juta rumah tangga dalam 4 minggu pertama, dan menghasilkan pendapatan sebesar $900 juta USD. Jauh dari biaya produksinya yang hanya $21 juta USD.

Musim kedua dari serial Squid Game yang ditayangkan 26 Desember 2024 juga menuai kesuksesan yang sama. Dan penggemarnya sedang menantikan serial musim ketiga sebagai serial terakhir di pertengahan tahun 2025

Continue reading

Ketika Api Membakar Kota: Melihat Los Angeles dari Kacamata Teologi Bencana

Oleh: Sigit Darmawan

I.
Ketika api melahap Los Angeles, asapnya bukan hanya membumbung ke langit, tetapi juga menyeruak ke dalam hati dan pikiran manusia. Tragedi ini lebih dari sekadar bencana alam; ia adalah panggung tempat manusia, alam, dan ilahi berhadapan dalam peristiwa yang penuh makna.

Dalam api yang masih membara, teologi bencana mengajak kita untuk bertanya: Apa yang hendak Dia sampaikan melalui bahasa alam yang terkadang terdengar bising dan menyakitkan?

Kebakaran besar di Los Angeles ini, menurut laporan otoritas setempat, bermula dari musim panas yang panjang dan kering, diperparah oleh angin kencang Santa Ana yang menyebarkan api dengan cepat.

Continue reading