Tag Archives: supplychain

PMI, Rantai Pasok dan Pertaruhan Daya Saing

Container ships loaded with colorful cargo containers docked at an industrial shipping port at sunset
Container ships docked at a bustling port during a vibrant sunset

Oleh: Sigit Darmawan

Angka 50.

Bagi sebagian orang, angka itu mungkin tidak berarti apa-apa.

Namun bagi dunia manufaktur, angka 50 adalah garis batas yang menentukan apakah sebuah industri sedang bertumbuh atau mulai kehilangan tenaga. Di atas 50 berarti ekspansi. Di bawah 50 berarti kontraksi.

Karena itu ketika PMI (Purchasing Managers Index) manufaktur Indonesia berada tepat di angka 50,0 pada Mei 2026 setelah sempat jatuh ke 49,1 pada April 2026, perhatian kita seharusnya tidak berhenti pada pertanyaan apakah industri sedang tumbuh atau menyusut.

Continue reading

Dari AI ke ROI: Ketika Masa Depan Retail Indonesia Tidak Lagi Ditentukan oleh Toko, Tetapi oleh Algoritma

Oleh: Sigit Darmawan

Saya menghadiri sebuah forum eksekutif C-level yang menarik minggu lalu di Jakarta—diselenggarakan oleh RELEX Solutions, perusahaan Finland, di The Langham Jakarta. Event juga dihadiri oleh Dubes Findland untuk Indonesia.

Tema acaranya terdengar sangat “teknologis”: “From AI to ROI: Driving Profitability and Efficiency in Indonesian Retail.”

Namun justru ada satu slide sederhana yang paling menarik perhatian saya. Di layar tertulis: “What’s your biggest merchandising blind spot that keeps you up at night?”

Continue reading

Politik Perdagangan dan Diplomasi: Ketika Rantai Pasok Menjadi Arena Kekuasaan

Oleh: Sigit Darmawan

“Perang modern tidak dimulai dengan tembakan pertama. Ia dimulai ketika akses dihentikan.”

Dalam buku Trade War 2.0, saya menulis satu kalimat di salah satu bab yang saat itu terasa seperti peringatan. Hari ini, kalimat itu menjadi kenyataan: “Ketika jalur distribusi terganggu, dunia tidak kehilangan energi—dunia kehilangan akses terhadap energi.”

Dan ketika akses hilang, yang terjadi bukan sekadar krisis energi. Yang terjadi adalah pergeseran kekuasaan.

Dunia hari ini tidak kekurangan energi. Dunia kehilangan kepastian.

Continue reading