Monthly Archives: July 2026

Empat Besar Sudah Terbaca, Tetapi Siapa Juaranya?

(Apa yang Diajarkan Semifinal Piala Dunia 2026 tentang Data, Predictive Analytics, Kepemimpinan, dan Ketidakpastian)

Oleh: Sigit Darmawan

Ketika saya menulis artikel Ketika Algoritma Memilih Juara pada awal dimulainya Piala Dunia 2026, saya mengajukan satu pertanyaan sederhana: sejauh mana data mampu membaca masa depan?

Menjelang semifinal, jawabannya mulai terlihat.

Empat tim yang tersisa adalah Spanyol, Prancis, Inggris, dan Argentina. Menariknya, keempat negara tersebut memang merupakan empat unggulan utama dalam simulasi Opta Analyst Supercomputer. Berdasarkan 25.000 simulasi, Opta menempatkan Spanyol sebagai favorit dengan peluang juara 16,1%, disusul Prancis (13%), Inggris (11,2%), dan Argentina (10,4%) (Opta Analyst, 2026).

Continue reading

Pelajaran Cape Verde: Mengapa Organisasi Kecil Kini Semakin Sulit Dikalahkan

Oleh: Sigit B. Darmawan

Cape Verde kalah. Tetapi tidak tunduk.

Saya selalu tertarik pada cerita seperti ini. Bukan semata karena sepak bolanya, tetapi karena ada pelajaran di dalamnya. Dalam pengalaman mendampingi tim kecil yang ingin berkembang, saya sering melihat pola yang sama: yang kecil kerap lebih lapar, lebih dekat dengan masalah, dan lebih cepat bergerak. Mereka mungkin tidak selalu menang. Tetapi mereka sering membuat yang besar kehilangan kenyamanan.

Argentina menang 3-2 lewat perpanjangan waktu. Tetapi pertandingan itu meninggalkan catatan yang lebih panjang daripada sekadar skor. Cape Verde, negara kecil dan debutan Piala Dunia, membuat Argentina bekerja sampai batas saraf terakhirnya. Mereka dua kali bangkit setelah tertinggal dan baru menyerah setelah gol bunuh diri pada menit ke-111.

Continue reading