Category Archives: Bisnis dan Ekonomi

Risiko Middle-Income Trap: Tantangan yang Sudah di Depan Mata

Oleh: Sigit Darmawan

Kita hidup di dunia yang penuh dengan ketidakpastian—sebuah VUCA world—di mana Volatility (volatilitas), Uncertainty (ketidakpastian), Complexity (kompleksitas), dan Ambiguity (ambiguitas) menjadi warna sehari-hari. Dalam lanskap ekonomi global seperti ini, Indonesia harus bertransformasi jika tidak ingin terjebak dalam stagnasi ekonomi.

Salah satu tantangan terbesar kita adalah bagaimana menghindari jebakan yang disebut middle-income trap. Sebuah istilah yang sering didengar, tapi jarang dipahami mendalam.

Continue reading →

Data Analitik : Revolusi Diam-Diam di Industri dan Bisnis

Oleh: Sigit Darmawan

Liverpool telah mengumumkan juru taktik asal Belanda, Arne Slot, sebagai pengganti Jurgen Kloop. Di tangan Jurgen Klopp, Liverpool telah menjelma menjadi kesebelasan yang sangat disegani berkat permainan yang atraktif dan menyerang dengan filosofi gegenpressing . Gaya permainan yang diterapkan di Liverpool ini mampu menghasilkan tropi Liga Inggris, Liga Champion, dan Piala Dunia Antar Klub.

Keputusan Liverpool menunjuk Arne Slot dibantu dengan pemanfaatan teknologi dan data analitik. Liverpool FC dikenal sebagai salah satu klub yang menggunakan teknologi basis data analitik selain untuk mencari pelatih juga untuk meningkatkan kinerja tim.

Continue reading →

Starlink: Terobosan Baru di Industri Telekomunikasi

Oleh: Sigit Darmawan

Starlink, proyek ambisius yang dikembangkan oleh SpaceX, telah menjadi sorotan sebagai salah satu inovasi terbesar dalam industri telekomunikasi modern. Menggunakan konstelasi ribuan satelit di orbit rendah Bumi, Starlink bertujuan untuk menyediakan akses internet berkecepatan tinggi dan latensi rendah ke seluruh penjuru dunia, termasuk wilayah yang sulit dijangkau oleh infrastruktur telekomunikasi tradisional.

Di era digital saat ini, akses internet yang cepat dan andal bukan lagi kemewahan, melainkan kebutuhan dasar. Namun, masih ada kesenjangan besar dalam ketersediaan layanan internet di berbagai belahan dunia.

Continue reading →

Menyikapi Krisis Global

 Pendahuluan

 “When written in Chinese, the word “crisis” is composed of two characters-one represents danger, and the other represents opportunity” (John Fitzgerald Kennedy, American 35th US President)

Krisis keuangan global yang sekarang kita hadapi ini dipicu oleh krisis financial sub prime mortgage di Amerika Serikat yang mengakibatkan runtuhnya berbagai perusahaan besar, seperti: Lehman, General Motor, Citicorp, Merryl Linch dan Bank of America

Krisis ini berkembang menjadi krisis global yang dampaknya terjadi tidak hanya di Amerika, tetapi juga di seluruh dunia. Dunia kita terhubung satu dengan lainnya, seperti mata rantai. Peristiwa di satu tempat akan berpengaruh kepada peristiwa  di tempat lain. Dan ada kalanya dampaknya jauh lebih bersar dibanding dengan tempat ketika krisis itu mulai terjadi.

Krisis keuangan 1998 yang dipicu dari jatuhnya mata uang di Thailand, berimbas kepada Indonesia. Dan negara kita menghadapi dampak terparah dari krisis tersebut. Bukan hanya di sektor ekonomi, tetapi juga kehidupan social, politik, dan hukum. Kerusuhan SARA, jatuhnya Suharto, pengangguran masif, ambruknya perbankan, pelanggaran HAM, dan sebagainya..

Krisis global yang  sekarang dihadapi oleh dunia, sudah terasa dampaknya.  Organisasi Buruh Internasional (ILO) memperkirakan jumlah pengangguran di seluruh dunia akan bertambah 20 juta orang sepanjang tahun 2009 ini.. Di Indonesia, angka pengangguran diperkirakan meningkat menjadi 8.87 %.

Continue reading →

Kesadaran Kapitalisme – Conscious Capitalism

Patricia Aburdene dalam bukunya yang terkenal “Megatrend 2010” memperkenalkan tentang suatu ide dan inovasi dalam kepemimpinan global yang menjadi sebuah kecenderungan berbagai korporasi dalam mengelola bisnis. Salah satu isu penting adalah “Kesadaran Kapitalisme” atau Conscious Capitalism, yaitu sebuah ide multidimensi tentang pengelolaan korporasi dengan mentransformasikan dan mengintegrasikan nilai social, ekonomi dan spiritual dalam bisnis. Continue reading →

Rekayasa Ulang Sosial – Social Reengineering

Michael Hammer dan James Champy dalam bukunya berjudul “Reengineering the Corporation” memperkenalkan suatu revolusi dalam perbaikan proses bisnis yang bersifat radikal dan dramatik, karena terjadinya perubahan yang fundamental dalam paradigma dan rancangan proses bisnis. Continue reading →

Tahun Balon

“Tahun balon” begitu kata pengamat ekonomi Rizal Ramli, ketika merujuk kepada fenomena ekonomi balon (bubble economic) yang gejala-gejalanya mulai terlihat, seperti ketimpangan pertumbuhan sektor finansial dan sektor perdagangan, dan aliran modal spekulatif yang melambungkan nilai saham di bursa efek. Dunia juga berada dalam ambang krisis ekonomi global yang dipicu oleh ancaman resesi ekonomi yang sedang melanda Amerika Serikat. Dampak resesi yang sedang melanda Amerika ini akan berdampak luas kepada perekonomian Indonesia. Continue reading →

Republik Tempe

“Mas, kok tempenya tipis amat? Kemarin-kemarin masih tebel”, gurau saya saat mampir ke penjual gorengan di dekat rumah. “Wah, harga kedelai naik mas. Tidak mungkin naikin harga tempe goreng, konsumennya belum tentu mau beli”, keluh tukang goreng itu. “Trus gimana mas nyiasatinya?”, tanya saya. “Ya itu tadi mas. Saya modifikasi sedikitlah, yang penting rasanya masih oke. He-he-he”, jawab penjual gorengan itu sambil tertawa penuh kepahitan. Continue reading →